Produk apa yang anda cari?

Sabtu, 13 Agustus 2016

dakwah Imam Al-Ghazali : Nasehat itu Mudah, yang Sulit adalah Menerimanya

Wahai anak! Nasehat itu mudah,
yang sulit adalah menerimanya;
karena terasa pahit oleh hawa
nafsu yang menyukai segala yang
terlarang. Terutama dikalangan
penuntut ilmu yang membuang-
buang waktu dalam mencari
kebesaran diri dan kemegahan
duniawi. Ia mengira didalam ilmu
yang tak bersari itulah terkandung
keselamatan dan kebahagiaan, dan
ia menyangka tak perlu beramal.
Inilah kepercayaan filsul-filsuf.
Ia tidak tahu bahwa ketika ada
pada seseorang ilmu, maka ada
yang memberatkan, seperti
disabdakan Rasulallah saw: “Orang
yang berat menanggung siksa di
hari kiamat ialah orang yang
berilmu namun tidak mendapat
manfaat dari ilmunya itu.”
Wahai anak! Janganlah engkau
hidup dengan kemiskinan amal dan
kehilangan kemauan kerja.
Yakinlah bahwa ilmu tanpa amal
semata-mata tidak akan
menyelamatkan orang. Jika disuatu
medan pertempuran ada seorang
yang gagah berani dengan
persenjataan lengkap dihadapkan
dengan seekor singa yang galak,
dapatkah senjatanya melindungi
dari bahaya, jika tidak diangkat,
dipukulkan dan ditikamkan? Tentu
saja tidak akan menolong, kecuali
diangkat, dipukulkan dan
ditikamkan. Demikian pula jika
seseorang membaca dan
mempelajari seratus ribu masalah
ilmiah, jika tidak diamalkan maka
tidaklah akan mendatangkan
faedah.
Wahai anak! Berapa malam engkau
berjaga guna mengulang-ulang
ilmu, membaca buku, dan engkau
haramkan tidur atas dirimu. Aku
tak tahu, apa yang menjadi
pendorongmu. Jika yang menjadi
pendorongmu adalah kehendak
mencari materi dan kesenangan
dunia atau mengejar pangkat atau
mencari kelebihan atas kawan
semata, maka malanglah engkau.
Namun jika yang mendorongmu
adalah keinginan untuk
menghidupkan syariat Rasulallah
saw dan menyucikan budi
pekertimu serta menundukkan
nafsu yang tiada henti mengajak
kepada kejahatan, maka mujurlah
engkau. Benar sekali kata seorang
penyair, “Biarpun kantuk menyiksa
mata, Akan percuma semata-mata
jika tak karena Alloh semata”.
Wahai anak! Hiduplah sebagaimana
maumu, namun ingat! bahwasanya
engkau akan mati. Dan cintailah
siapa yang engkau sukai, namun
ingat! engkau akan berpisah
dengannya. Dan berbuatlah seperti
yang engkau kehendaki, namun
ingat! engkau pasti akan menerima
balasannya nanti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar