Produk apa yang anda cari?

Minggu, 21 Agustus 2016

Cara Menikmati Hidup Menurut Islam

Menikmati Hidup Menurut Islam

1. ingat bahwa cinta sejati hanya kepada
Allah. cintamu yang berlebihan saat ini hanya
cinta semu yang suatu hari pergi dan
meninggalkanmu. Q.S. ALI IMRAN : 14 “DI
hiaskan kepada manusia, mencintai syahwat
(keinginan nafsu), seperti perempuan-
perempuan, anak-anak, dan harta yang
banyak dari emas, perak, kuda yang bagus,
binatang-binatang ternak dan tanam –
tanaman. Demikian itulah kesukaan hidup di
dunia, dan di sisi ALLAH tempat kembali
sebaik-baiknya (yaitu surga).” 2. percayalah
bahwa yang hilang itu bukan yang terbaik
untukmu, percayalah bahwa Allah akan
mengganti apa-apa yang hilang darimu, dan
mengganti hari – hari duka dengan hari-hari
kebahagiaan. ]QS. ALI IMRAN : 139 â
€œJanganlah kamu lemah dan jangan pula
berduka cita, sedang kamu orang-orang yang
lebih tinggi jika kamu beriman�. 3. Tidaklah
Allah memberikan ujian bagi umat tanpa
mengetahui kemampuan umat Nya. Segala
cobaan dan ujian yang diberikan semata-mata
sudah sesuai dengan kemampuan kita
mengatasinya. “Dan sesungguhnya Kami tetap
akan menguji kamu agar Kami mengetahui
orang yang berjuang dan bersabar daripada
kalangan kamu dan agar Kami dapat
mengesahkan (benar atau tidaknya) berita
mengenai keadaan kamu.” (Surah
Muhammad: ayat 31) 4. Sesungguhnya kita
harus bersyukur bahwa cobaan dan ujian yang
kita dapat sesungguhnya adalah sebuah
pembuktian cinta kita kepada Allah. sebagus
kita mengatasi sebuah ujian dan cobaan,
sebagus itulah kita membuktikan cinta kita
kepada Allah, dan semakin bagus pulalah
cinta Allah kepada kita. 5. Sesungguhnya
Allah cemburu ketika kita berlebihan
mencintai selain diri NYa. Nah, coba kamu
fikir, Kalau kekasihmu cemburu, itu artinya ia
sayang sekali padamu bukan ? dan biasanya
seorang kekasih yang sangat mencintai, ia
akan melakukan apapun untuk mendapatkan
kembali cintanya yang mungkin saja
terlupakan dan diabaikan. Ujian dan cobaan
itu semata-mata mengingatkan kamu akan
Cinta Nya. “Patutkah manusia menyangka
bahwa mereka akan dibiarkan dengan hanya
berkata: Kami beriman sedangkan mereka
tidak diuji dengan sesuatu cubaan.” (Surah Al-
Ankabut: ayat 2) 6. Janganlah bersu’udzon
kepada Allah, apalagi sampai berpaling.
sesungguhnya Allah adalah pemberi jalan
yang terbaik. 7. Jangan lari dan diam dari
sebuah permasalahan. Sesungguhnya masalah
itu tidak akan selesai ketika kau berlari dan
berpaling meninggalkannya. Hadapi dengan
kesabaran, sesungguhnya kesabaran
menciptakan keberanian. Jangan takut dan
jangan munafik ketika kau harus mengatakan
“ya” atau “tidak”. Katakanlah: `Tidak sama
yang buruk dengan yang baik, meskipun
banyaknya yang buruk itu menarik hatimu,
maka bertakwalah kepada Allah hai orang-
orang berakal, agar kamu mendapat
keberuntungan.`(QS. 5:100) 8. “Berkumpulah
dengan orang saleh” begitulah pepatah lama.
tetapi sungguh luar biasa khasiatnya. Selain
kepada orang tua dan keluarga tentunya,
mengatakan kegalauan hati, mengisi hari-hari
kesedihan, adalah dekat dan berkumpul
dengan mereka. Seorang sahabat yang saleh/
ha pasti akan memberikan saran yang baik,
memberikan semangat yang baik, dan
membantu mengisi hari-hari kesedihan
dengan kegiatan dan ibadah yang lebih baik.
9. Luangkan waktu bersilaturahmi.
sesungguhnya silaturahmi memanjangkan
usia, dan memperbanyak sahabat. 10. pernah
ku membaca, “Allah mewujudkan impianku,
walaupun harapan itu tinggal seiris daun
bawang saja”. sumber: http://
noorputri.multiply.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar