Produk apa yang anda cari?

Minggu, 21 Agustus 2016

14 cara khusyu

Shalat Sudah
merupakan kewajiban setiap muslim
yang juga masuk dalam rukun islam
adalah melaksanakan shalat,
khususnya shalat lima waktu. Untuk
mencapai kesempurnaan dalam
ibadah shalat kita harus
melaksanakannya dengan khusyuk.
Pengartian dari khusyuk sendiri
adalah serius, bersungguh-sungguh,
khidmat, syahdu atau penuh
penghayatan dalam melakukan shalat
itu sendiri.
Sudah merupakan kerjaan si syaithan
untuk mengganggu dan
mempengaruhi setiap cucu adam
dalam melakukan ibadah, termasuk
shalat. Maka kiat agar shalat khusyuk
sudah seharusnya kita pahami semua,
sebab kenikmatan dari shalat itu
sangat memungkinkan untuk kita raih
saat kita mampu melaksanakannya
dengan penuh rasa khusyuk.
Dalam melaksanakan ibadah sholat
diharuskan untuk mengikuti tata cara
sholat yang baik mulai dari wudhu,
niat, gerakan, tuma’ninah,
kekhusyu’an, dan lain-lain. Sholat
yang asal-asalan akan memperbesar
resiko ibadah solat kita tidak
diterima oleh Allah SWT. Diharapkan
seluruh umat muslim untuk selalu
memperbaiki sholatnya dari waktu ke
waktu dengan mempelajari ilmu
ibadah dari sumber yang bisa
dipercaya dan dijadikan panutan
dengan dasar Hadits Nabi Muhammad
SAW dan tuntunan para imam besar.
Ada banyak cara untuk mendapatkan
shalat khusyuk yang di sampaikan
juga oleh banyak orang melalui
banyak media pula, namun yang
perlu kita pahami bahwa cara untuk
mendapatkan shalat yang khusyuk
yang terpenting itu terletak pada
diri kita sendiri. Kita hanya perlu
memahami kiat agar shalat khusyuk
dan pelaksanaannya kita sendiri
yang menentukan, maka niat tulus
dari dalam hati menjadi kunci utama.
kiat agar shalat khusyuk
Hati
Dalam melakukan ibadah shalat,
seharusnya bukan hanya anggota
tubuh kita yang mengikuti gerakan
demi gerakan shalat. Ini yang
seringkali terjadi sehingga seseorang
tidak meraih shalat yang khusyuk.
Namun, perlu untuk kita mengikutkan
hati kita dalam setiap shalat, dalam
setiap gerakan dan bacaan dalam
shalat, menjadikan hati kita ikut
melaksanakan shalat bersama seluruh
anggota tubuh kita.
Memahami Arti Shalat
Dalam setiap gerakan dalam shalat
itu tidak lepas dari bacaannya, mulai
dari lafadz takbiratul ihram hingga
mengucapkan salam setelah
tahiyyatul akhir di penuhi dengan
bacaan-bacaan suci yang berasal
dari ayat-ayat Al-Qur’an hingga
do’a – do’a dalam shalat itu sendiri.
Salah satu penyebab seseorang
menjadi sulit mendapatkan shalat
yang khusyuk adalah tidak tahu apa
arti dan makna lafadz yang di
bacanya dalam shalat yang akhirnya
membuat shalatnya berjalan begitu
saja tanpa bisa dia hayati.
Maka mulailah mempelajari dan
memahami satu per satu bacaan
shalat kita. Dan mencoba untuk terus
menghayatinya dalam setiap shalat
yang kita lakukan.
Fokus
Pandangan saat melakukan shalat itu
di tujukan di tempat kita sujud, tidak
melirik apalagi menengok kiri dan
kanan. Itu agar kita fokus dalam
shalat kita. Namun yang lebih
penting lagi pikiran kita juga harus
fokus bahwa kita sementara
melakukan shalat, kita sedang
menghadap kepada Allah SWT.
Pusatkan Pikiran Hanya Kepada Allah
SWT
Netralkan pikiran anda dari berbagai
hal-hal yang berbau dunia mulai
dari masalah pekerjaan, keluarga,
sekolah, kampus, harta, tahta,
wanita, pria, dan lain sebagainya.
Serahkan diri anda sepenuhnya
hanya kepadaNya untuk menjalankan
kewajiban yang diperintahkan
kepada kita.
Menyadari Bahwa Kita Sedang
Menghadap Tuhan
Ciptakan suatu alam pikiran di mana
kita sedang berhadapan dengan
sesuatu yang luar biasa dahsyat dan
tiada tandingannya di dunia maupun
di akhirat. Sesuatu yang lebih dari
atasan kita, orangtua kita, preman
kampung, lurah, camat, bupati,
walikota, gubernur, presiden, artis,
jin, setan, iblis, malaikat, dan lain
sebagainya.
Mempelajari dan Memahami Arti dan
Makna Bacaan Sholat
Pelajarilah arti dan makna di balik
ucapan-ucapan kita saat sedang
sholat, lalu pahami dan hapalkan.
Munculkan arti dan makna bacaan
sholat kita saat kita sedang sholat.
Menganggap Sholat Yang Sedang
Dilakukan adalah Sholat Terakhir
Setiap manusia maupun jin tidak ada
yang mengatahui secara pasti apa
yang akan terjadi di masa yang akan
datang termasuk hari kematian.
Anggap saja kita akan meninggal
dunia saat sholat berlangsung
maupun setelah sholat. Orang mukmin
yang tahu dia mau wafat maupun
mau kiamat besar, maka orang itu
akan segera meningkatkan ibadahnya
serta menjalankan ibadah dengan
sebaik-baiknya.
Jika Pikiran Terganggu Segera
Kembali Konsentrasi
Apabila anda tiba-tiba tersadar
bahwa anda sedang terlena dengan
buaian alam pikiran dunia kita, maka
bersegeralah kembali kepada arti
dan makna bacaan sholat kita atau
kembali mengingat Allah SWT.
Memperhatikan Kondisi Tubuh
Sebelum Sholat
Pastikan bahwa kita sudah merasa
nyaman dan siap untuk melaksanakan
ibadah sholat kita dengan baik,
seperti sudah buang air, sudah
makan yang cukup, pikiran sudah
netral, bersih dari najis dan hadas,
tidak sedang menstruasi, dan lain
sebagainya.
Memperhatikan Kondisi Lingkungan
Sebelum Sholat
Usahakan cari tempat sholat yang
terbaik bagi kita dilihat dari aspek
kebersihan, kenyamanan, kebisingan,
gangguan orang lain, gangguan
anak-anak, keamanan, perizinan,
dan lain-lain.
Sholat Tepat Waktu dan Tidak
Terburu-Buru
Agar kita bisa sholat dengan khusyuk
kita harus solat pada waktu yang
paling utama, yaitu sholat tepat
waktu di awal waktunya. Untuk laki-
laki sholat berjamaah di masjid atau
mushola setelah panggilan adzan dan
komat, sedangkan untuk yang
perempuan boleh dilaksanakan di
rumah. Sholatlah dengan santai
dengan menikmati setiap detiknya
menghadap langsung kepada sang
khalik walaupun sebenarnya anda
sedang diburu waktu.
Ikhlas Semata-Mata Untuk
Mendapatkan Ridho Allah SWT
Buang jauh-jauh tujuan sholat kita
selain untuk mendapatkan ridho dari
Alloh SWT seperti untuk pamer / riya,
ingin dilihat atasan, ingin dilihat
pacar, ingin dianggap orang sebagai
orang alim, sekedar ikut-ikutan
orang lain, dan lain sebagainya.
Berusaha Untuk Selalu Memperbaiki
Sholat Kita
Muslim yang baik akan terpacu
terus-menerus melakukan perbaikan
ibadah maupun hal-hal yang lain
untuk menyempurnakan dirinya
sesuai dengan Al-Qur’an dan
tuntunan hadist Nabi Muhammad
SAW. Amatlah rugi apabila kita
melakukan ibadah belum sesuai
dengan kaidah yang ada serta tidak
ada keinginan sedikit pun untuk
belajar memperbaiki diri.
Shalat Terakhir
Allah SWT berfirman dalam salah satu
ayatnya bahwa tidak satupun
manusia yang luput dari kematian,
maka seharusnya itu menjadi bahan
perenungan yang kuat agar
keseharian kita bisa lebih terjaga.
Begitupun dalam shalat, kita akan
lebih mudah mendapatkan shalat
yang khusyuk ketika kita selalu
menanamkan dalam hati bahwa ini
adalah shalat kita yang terakhir,
setelah saya melakukan shalat kali
ini maka kematian akan menjemput.
Sebagai makhluk tuhan yang pasti
akan mati sudah seharusnya kita
menyadari itu, dengan mengahdirkan
perasaan kita akan mati dalam shalat
kita, maka mau tidak mau kita akan
bersungguh-sungguh menjadikan
shalat kita seperti cara terakhir
untuk bertaubat, ibadah terakhir
bekal menuju akhirat.
Beberapa kiat agar shalat khusyuk di
atas memang tidak banyak, dan
memang untuk mendapatkan shalat
yang khuyuk tidak perlu banyak-
banyak. Cukup jika kita bisa
melakukan cara-cara di atas di setiap
shalat kita. Insya Allah kita akan
selalu mendapatkan shalat yang
khusyuk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar