Produk apa yang anda cari?

Sabtu, 13 Agustus 2016

macam2 sholat wajib dan sunnah

Macam-Macam Sholat
Wajib dan Sholat
Sunnah
A. Macam-macam sholat
wajib:
1) Sholat Isya'
yaitu sholat yang
dikerjakan 4
(empat) raka'at
dengan dua kali
tasyahud dan
satu kali salam.
Waktu
pelaksanaannya
dilakukan
menjelang malam
(+ pukul 19:00 s/
d menjelang
fajar)yang
diiringi dengan
sholat sunnah
qobliyah
(sebelum) dan
ba'diyah
(sesudah) sholat
isya.
2) Sholat Subuh
yaitu sholat yang
dikerjakan 2
(dua) raka'at
dengan satu kali
salam. Adapaun
waktu
pelaksanaannya
dilakukan setelah
fajar (+ pukul
04:10) yang
hanya diiringi
dengan sholat
sunnah qobliyah
saja, sedang
ba'diyah
dilarang.
3)   Sholat Lohor
(Dhuhur) yaitu
sholat yang
dikerjakan 4
(empat) raka'at
dengan dua kali
tasyahud dan
satu kali salam.
Adapun waktu
pelaksaannya
dilakukansa'at
matahari tepat di
atas kepala
(tegak lurus) +
pukul 12:00
siang, yang
diiringi dengan
sholat sunnah
qobliyah dan
sholat sunnah
ba'diyah (dua
raka'at-dua
raka'at atau
empat raka'at-
empat raka'at
dengan satu kali
salam).
4)    Sholat Ashar
yaitu sholat yang
dikerjakan 4
(empat) raka'at
dengan dua kali
tasyahud dan
satu kali salam.
Adapun waktu
pelaksanaannya
dilakukan setelah
matahari
tergelincir (+
pukul 15:15 sore
atau sebatas
pandangan mata)
yang hanya
diiringi oleh
sholat sunnah
qobliyah dengan
dua raka'at atau
empat raka'at
(satu kali salam).
5) Sholat Maghrib
yaitu sholat yang
dikerjakan 3
(tiga) raka'at
dengan dua kali
tasyahud dan
satu kali salam.
Adapun waktu
pelaksanaanya
dilakukan setelah
matahari
terbenam (+
pukul 18:00) yang
diiringi oleh
sholat sunnah
ba'diyah dua
raka'at atau
empat raka'at
dengan satu kali
salam, sedang
sholat sunnah
qobliyah hanya
dianjurkan saja
bila mungkin :
lakukan, tapi bila
tidak : jangan
(karena akan
kehabisan waktu).
B. Macam-macam sholat
sunah:
1. Shalat Sunah
Tahajud
Shalat
sunah tahajud
adalah shalat yang
dikerjakan pada
waktu tengah
malam di antara
shalat isya’ dan
Shalat shubuh
setelah bangun
tidur. Jumlah
rokaat shalat
tahajud minimal
dua rokaat hingga
tidak terbatas.
Saat hendak
kembali tidur
sebaiknya membaca
ayat kursi, surat
al-ikhlas, surat al-
falaq dan surat
an-nas.
2. Shalat Sunah
Dhuha
Shalat
Dhuha adalah
shalat sunah yang
dilakukan pada
pagi hari antara
pukul 07.00 hingga
jam 10.00 waktu
setempat. Jumlah
roka'at shalat
dhuha minimal dua
rokaat dan
maksimal dua belas
roka'at dengan
satu salam setiap
dua roka'at.
Manfaat dari shalat
dhuha adalah
supaya
dilapangkan dada
dalam segala hal,
terutama rejeki.
Saat melakukan
sholat dhuha
sebaiknya membaca
ayat-ayat surat
al-waqi'ah, adh-
dhuha, al-quraisy,
asy-syamsi, al-
kafirun dan al-
ikhlas.
3. Shalat Sunah
Istikharah
Shalat
istikharah adalah
shalat yang
tujuannya adalah
untuk
mendapatkan
petunjuk dari Allah
SWT dalam
menentukan pilihan
hidup baik yang
terdiri dari dua
hal/perkara
maupun lebih dari
dua. Hasil dari
petunjuk Allah SWT
akan
menghilangkan
kebimbangan dan
kekecewaan di
kemudian hari.
Setiap kegagalan
akan memberikan
pelajaran dan
pengalaman yang
kelak akan berguna
di masa yang akan
datang. Contoh
kasus penentuan
pilihan :
- memilih jodoh
suami/istri
- memilih
pekerjaan
- memutuskan
suatu perkara
- memilih tempat
tinggal, dan lain
sebagainya
Dalam melakukan
shalat istikharah
sebaiknya juga
melakukan, puasa
sunah, shodaqoh,
zikir, dan amalan
baik lainnya.
4. Shalat Sunah
Tasbih
Shalat
tasbih adalah solat
yang bertujuan
untuk
memperbanyak
memahasucikan
Allah SWT. Waktu
pengerjaan shalat
bebas. Setiap
rokaat dibarengi
dengan 75 kali
bacaan tasbih. Jika
shalat dilakukan
siang hari, jumlah
rokaatnya adalah
empat rokaat salam
salam, sedangkan
jika malam hari
dengan dua salam.
5. Shalat Sunah
Taubat
Shalat taubat
adalah shalat dua
roka'at yang
dikerjakan bagi
orang yang ingin
bertaubat, insyaf
atau menyesali
perbuatan dosa
yang telah
dilakukannya
dengan bersumpah
tidak akan
melakukan serta
mengulangi
perbuatan dosanya
tersebut.
Sebaiknya shalat
sunah taubat
dibarengi dengan
puasa, shodaqoh
dan sholat.
6. Shalat Sunah
Hajat
Shalat
Hajat adalah shalat
agar hajat atau
cita-citanya
dikabulkan oleh
Allah SWT. Shalat
hajat dikerjakan
bersamaan dengan
ikhtiar atau usaha
untuk mencapai
hajat atau cita-
cita. Shalat sunah
hajat dilakukan
minimal dua rokaat
dan maksimal dua
belas bisa kapan
saja dengan satu
salam setiap dua
roka'at, namun
lebih baik
dilakukan pada
sepertiga terakhir
waktu malam.
7. Shalat Sunah
Safar
Shalat safar
adalah sholat yang
dilakukan oleh
orang yang
sebelum bepergian
atau melakukan
perjalanan selama
tidak bertujuan
untuk maksiat
seperti pergi haji,
mencari ilmu,
mencari kerja,
berdagang, dan
sebagainya.
Tujuan utamanya
adalah supaya
mendapat
keridhoan,
keselamatan dan
perlindungan dari
Allah SWT.
8. Shalat Sunah
Rawatib.
Shalat
sunah rawatib
dilakukan sebelum
dan setelah shalat
fardhu. Yang
sebelum Shalat
Fardhu disebut
shalat qobliyah,
dan yang setelah
shalat fardhu di
sebut shalat
Ba'diyah.
Keutamaannya
adalah sebagai
pelengkap dan
penambal shalat
fardhu yang
mungkin kurang
khusu atau tidak
tumaninah.
9. Shalat Sunah
Istisqho’
Shalat
sunah ini di
lakukan untuk
memohon turunnya
hujan. dilakukan
secara berjamaah
saat musim
kemarau.
10. Shalat Sunah Witir.
Shalat
sunah witir
dilakukan setelah
sampai sebelum
fajar. bagi yang
yakin akan bangun
malam diutamakan
dilakukan saat
sepertiga malam
setelah shalat
Tahajud. Shalat
witir disebut juga
shalat penutup.
biasa dilakukan
sebanyak tiga
rakaat dalam dua
kali salam, dua
rakaat pertama
salam dan
dilanjutkan satu
rakaat lagi.
11. Shalat Tahiyatul
Masjid.
Shalat
tahiyatul masjid
ialah shalat untuk
menghormati
masjid.
Disunnahkan shalat
tahiyatul masjid
bagi orang yang
masuk ke masjid,
sebelum ia duduk.
Shalat tahiyatul
masjid itu dua
raka’at.
12. Shalat Tarawih.
Shalat
Tarawih yaitu
shalat malam pada
bulan ramadhan
hukumnya sunnah
muakad atau
penting bagi laki-
laki atau
perempuan, boleh
dikerjakan sendiri-
sendiri dan boleh
pula berjama’ah.
13. Shalat Hari Raya
(Idul Adha dan Idul Fitri).
Sebagaimana
telah diterangkan
bahwa waktu shalat
hari raya idul fitri
adalah tanggal 1
syawal mulai dari
terbit matahari
sampai
tergeincirnya. Akan
tetapi, jika
diketahui sesudah
tergelincirnya
matahari bahwa
hari itu tanggal 1
syawal jadi waktu
shalat telah habis,
maka hendaklah
shalat di hari
kedua atau tanggal
2 saja. Sedangkan
untuk shalat hari
raya Idul Adha
tanggal 10
Dzulhijjah.
14. Shalat Dua
Gerhana.
Kusuf
adalah gerhana
matahari dan
khusuf adalah
gerhana bulan.
Shalat kusuf dan
khusuf hukumnya
sunnah muakaddah
berdasarkan sabda
Nabi saw. Yang
artinya :
“Sesungguhnya
matahari dan
bulan tidak
mengalami gerhana
karena kematian
seseorang maupun
kehidupannya.
Maka apabila
kalian menyaksikan
itu, hendaklah
kalian shalat dan
berdoa kepada
Allah
Ta’ala.” (H.R.
Syaikhain).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar