Kajian Tarekat Sufi Ilmu
Tasawuf Ilmu Ketuhanan:
Kedekatan Allah
SESUNGGUHNYA, kedekatan Allah SWT
tidak dapat diukur dengan alat
apapun didunia ini, bahkan kata
“dekat” itu sendiri tak dapat
mengungkap arti kedekatan
sebenarnya. Dekat-Nya Allah SWT
terhadap hambaNya adalah
kedekatan yang tidak berjarak dan
tidak berperantara, hingga tiada
sesuatu didunia ini yang menandingi
keindahan dari kedekatan-Nya
tersebut.
Saudaraku, kedekatan-Nya tak
dideteksi dengan mata dan akalmu,
ia dapat disentuh dengan hati
yang”Hidup” dengan rasa yang
asyik bersama-Nya. Hanya hati yang
asyik adalah hati yang telah
menemukan wajah diri-Nya, yakni
melepaskan segala ketergantungan
kecuali kepada Allah SWT. Sebab,
ketergantungan kepada-Nya
merupakan sifat dasar yang wajib
dimiliki hati hamba.
Mari selaraskan gerakan jiwa dan
ragamu dengan gerakan hati yang
bergantung hanya kepada Allah SWT,
agar segala tindakan dan perbuatan
kita selalu bersentuhan dengan
keridhaan-Nya. Jadikanlah dirimu
menikmati segala permasalahan
dengan hati yang asyik bersamanya.
hati yang telah “ Asyik “ selalu
dapat menerima segala kemungkinan
yang terburuk didunia ini.
Saudaraku, jadikanlah hatimu yang
bersih dan suci dari segala harapan,
kecuali berharap hanya kepada Zat
Allah SWT. Seseorang hamba yang
telah mengembalikan hatinya hanya
berharap dan bergantung hanya
kepada Tuhannya, maka sekali lagi
dipastikan dia akan menikmati segala
hal yang datang, sebab ia telah
asyik menyaksikan wajah Allah SWT
dibalik setiap yang datang dan yang
pergi dari dirinya.
Saudaraku, sesungguhnya Allah SWT
tidak pernah menyembunyikan diri-
Nya dari pada kita. Dia setiap saat
selalu memberi isyarat akan
kehadiran-Nya dekat dengan diri
kita. Namun, lantaran hati kita masih
dipenuhi dengan berharap kepada
yang lain, hingga isyaratnya yang
begitu jelas dan nyata tidak “
Terbaca “ didepan kita.
Berdoa’alah,
“Ya...Allah...,Ya....Rabbi, jadikanlah
kami hamba yang selalu bergantung
kepada-Mu, hingga hati kami asyik
dalam kedekatan-Mu dan peliharalah
hati kami dengan rasa rindu kepada-
Mu, dan dampingilah setiap niat dan
usaha kami dalam berharap dan
bercita-cita kepada-Mu, serta
sadarkanlah kami, bahwasanya
Engkaulah satu-satunya Zat yang
paling dekat, hingga kedekatan-Mu
melebihi dari apa-apa yang dirasa
oleh hati kami sendiri.....Ya
Allah......hanya Engkaulah yang
mengasyikkan hati hamba-Mu.
Sabtu, 13 Agustus 2016
Kajian Tarekat Sufi Ilmu Tasawuf Ilmu Ketuhanan: Kedekatan Allah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar