Produk apa yang anda cari?

Minggu, 21 Agustus 2016

Beda Syetan, Iblis, dan Jin

Pak Ustadz, saya masih bingung
perbedaan antara: “jin” ,
“syetan” , dan “iblis” . Mohon
jawaban Pak Ustadz. Seandainya
sudah ada penjelasan di website
ini, saya mohon maaf. Dan saya
mohon dijawab untuk menghindari
kesalahpahaman ini. Jazakamullah
Khoiron Katsiro. wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh. Nono
Taryono Jawaban Assalamu
`Alaikum Warahmatullahi Wa
Barakatuh, Beda antara nama-nama
itu memang ada, meski sangat
berdekatan. Bahkan seringkali
bertumpang tindih, namun tetap
ada pengertian yang berbeda-
beda. Jin Di dalam Al-Quran Al-
Kariem, Allah SWT menyebut
beberapa kali kata jin. Bahkan ada
satu surat yang secara khusus
membahas tentang jin dan
dinamakan dengan surat Al-Jin.
Bila disimpulkan secara sekilas,
maka ada hal-hal yang bisa ketahui
dari Al-Quran Al-Kariem tentang
siapakah sosok jin itu. a. Jin
diciptakan oleh Allah SWT dari api.
Allah SWT menyebutkan bahwa jin
itu diciptakan dari api yang sangat
panas, juga disebutkan terbuat dari
nyala api. Dan Kami telah
menciptakan jin sebelum dari api
yang sangat panas. Dan Dia
menciptakan jin dari nyala api. b.
Jin ada yang muslim dan ada yang
tidak Sebagaimana firman Allah
SWT berikut ini
Dan sesungguhnya di antara kami
ada orang-orang yang saleh dan
di antara kami ada yang tidak
demikian halnya. Adalah kami
menempuh jalan yang berbeda-
beda.
Contoh jin muslim adalah jin yang
menjadi tentara nabi Sulaiman as.
Sebagaimana diterangkan di dalam
Al-Quran: Dan Kami telah
menciptakan jin sebelum dari api
yang sangat panas. Dan Kami angin
bagi Sulaiman, yang perjalanannya
di waktu pagi sama dengan
perjalanan sebulan dan
perjalanannya di waktu sore sama
dengan perjalanan sebulan dan
Kami alirkan cairan tembaga
baginya. Dan sebahagian dari jin
ada yang bekerja di hadapannya
dengan izin Tuhannya. Dan siapa
yang menyimpang di antara
mereka dari perintah Kami, Kami
rasakan kepadanya azab neraka
yang apinya menyala-nyala. Para
jin itu membuat untuk Sulaiman
apa yang dikehendakinya dari
gedung-gedung yang tinggi dan
patung-patung dan piring-piring
yang seperti kolam dan periuk
yang tetap. Bekerjalah hai keluarga
Daud untuk bersyukur. Dan sedikit
sekali dari hamba-hambaKu yang
berterima kasih. Setan Sedangkan
Syaitan itu menurut Al-Quran Al-
Kariem adalah makhluq yang
kerjanya mengajak kepada
perbuatan jahat dan keji serta
berbohong. a. Mengajak kepada
Perbuatan Keji Perhatikan firman
Allah SWT berikut ini:
Sesungguhnya syaitan itu hanya
menyuruh kamu berbuat jahat dan
keji, dan mengatakan terhadap
Allah apa yang tidak kamu ketahui.
b. Syetan adalah Musuh Manusia
Allah SWT telah menegaskan
bahwa syaitan itu adalah musuh
yang nyata bagi manusia. Hai
orang-orang yang beriman,
masuklah kamu ke dalam Islam
keseluruhan, dan janganlah kamu
turut langkah-langkah syaitan.
Sesungguhnya syaitan itu musuh
yang nyata bagimu. c. Memberi
Janji dan Angan-angan Kosong
Syaitan itu kerjanya memberi janji
dan angan-angan kosong kepada
manusia Syaitan itu memberikan
janji-janji kepada mereka dan
membangkitkan angan-angan
kosong pada mereka, padahal
syaitan itu tidak menjanjikan
kepada mereka selain dari tipuan
belaka. d. Manusia pun ada yang
Syaitan Juga Namun Syaitan itu
tidak terbatas pada jenis makhluk
halus/jin saja, melainkan manusia
pun bisa dikategorikan sebagai
syaitan. Dan Al-Quran Al-Kariem
pun juga menyebut-nyebut tentang
manusia yang menjadi syaitan itu.
Dan demikianlah Kami jadikan bagi
tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu
syaitan-syaitan manusia dan jin,
sebahagian mereka membisikkan
kepada sebahagian yang lain
perkataan-perkataan yang indah-
indah untuk menipu. Jikalau
Tuhanmu menghendaki, niscaya
mereka tidak mengerjakannya,
maka tinggalkanlah mereka dan apa
yang mereka ada-adakan.
Katakanlah: Aku berlidung kepada
Tuhan manusia. Raja manusia.
Sembahan manusia. Dari kejahatan
syaitan yang biasa bersembunyi,
yang membisikkan ke dalam dada
manusia, dari jin dan manusia. Iblis
Sedangkan Iblis adalah makhluq
durhaka yang jeisnya adalah jin,
bukan jenis manusia. Al-Quran Al-
Kariem secara tegas menyebutkan
bahwa Iblis itu adalah dari jenis
jin. Dan ketika Kami berfirman
kepada para malaikat, Sujudlah
kamu kepada Adam, maka sujudlah
mereka kecuali Iblis. Dia adalah
dari golongan jin, maka ia
mendurhakai perintah Tuhannya.
Patutkah kamu mengambil dia dan
turanan-turunannya sebagai
pemimpin selain daripada-Ku,
sedang mereka adalah musuhmu?
Amat buruklah iblis itu sebagai
pengganti bagi orang-orang yang
zalim. Jadi bisa disebutkan bahwa
Iblis itu adalah seorang oknum
yang berjenis jin. Dialah dahulu jin
yang paling dekat dengan Allah
SWT, lalu berubah menjadi ingkar
lantaran tidak mau diperintahkan
untuk bersujud kepada Adam,
manusia pertama. Dan ketika Kami
berfirman kepada para malaikat,
Sujudlah kamu kepada Adam, maka
sujudlah mereka kecuali Iblis; ia
enggan dan takabur dan adalah ia
termasuk golongan orang-orang
yang kafir. Motivasi yang
menghalangi si Iblis itu untuk
sujud kepada Adam tidak lain
adalah rasa kesombongan dan
tinggi hati. Dia merasa dirinya jauh
lebih baik dari Adam. Allah
berfirman: Apakah yang
menghalangimu untuk bersujud di
waktu Aku menyuruhmu?
Menjawab iblis, Saya lebih baik
daripadanya: Engkau ciptakan saya
dari api sedang dia Engkau
ciptakan dari tanah. Ciri yang
paling utama dari Iblis adalah dia
tidak mati-mati sampai hari kiamat.
Dan penangguhan usianya itu
memang telah diberikan oleh Allah
SWT Iblis menjawab, Beri
tangguhlah saya sampai waktu
mereka dibangkitkan. Allah
berfirman, Sesungguhnya kamu
termasuk mereka yang diberi
tangguh. Iblis berkata, Ya Tuhanku,
beri tangguhlah aku sampai hari
mereka dibangkitkan. Allah
berfirman, Sesungguhnya kamu
termasuk orang-orang yang diberi
tangguh, sampai kepada hari yang
telah ditentukan waktunya. Jadi
iblis adalah nama seorang jin yang
hidup di masa penciptaan Adam as.
dan tidak mati-mati sampai hari ini.
Iblis adalah kakek moyang syetan
yang juga punya keturunan, namun
keturunannya itu tidak
mendapatkan jaminan untuk hidup
sampai kiamat. Dan sebagai bangsa
jin, ada di antara keturunannya itu
yang mati. Meski barangkali
usianya berbeda dengan rata-rata
manusia. Tetapi tetap akan mati
juga. Kecuali kakek moyang
mereka yaitu Iblis. Wassalamu
`Alaikum Warahmatullahi Wa
Barakatuh, Ahmad Sarwat, Lc.
Sumber Beda Syetan, Iblis, dan
Jin : http://www.salaf.web.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar