Produk apa yang anda cari?

Minggu, 21 Agustus 2016

Hobi, Opsesi, Keinginan dan Kesenangan Dunia


Akhlak Mulia category
Setiap manusia pasti memiliki
keinginan terhadap sesuatu. Itulah
yg kemudian disebut keinginan
pribadi . Pada dasarnya manusia
boleh saja memenuhi segala
keinginannya selama keinginan itu
tidak bertentangan dgn aturan
Allah dan Rasul-Nya. Namun
ternyata begitu banyak manusia yg
memenuhi segala keinginannya yg
tidak benar tanpa kendali. Oleh krn
itu di dalam Islam kita mengenal
ada perintah berperang melawan
keinginan pribadi . Itu artinya kita
harus bisa mengendalikan
keinginan pribadi bukan
membunuh opsesi yg membuat
kita tidak memiliki lagi keinginan
terhadap sesuatu. Menuruti
keinginan pribadi dalam arti
negatif yakni menuruti segala
keinginan yg tidak dibenarkan oleh
Allah dan Rasul-Nya. Ini merupakan
sifat yg tidak boleh kita miliki. Bila
hal itu kita miliki akan sangat
berbahaya tidak hanya bagi kita
secara pribadi tetapi juga bagi
keluarga dan masyarakat luas.
Akibat Negatif Ada banyak akibat
negatif yg akan ditimbulkan dari
menuruti keinginan pribadi tanpa
kendali itu. Menyimpang dari
Kebenaran Orang yg menuruti
keinginan pribadi cenderung
menyimpang dari kebenaran baik
dalam bentuk perkataan perbuatan
maupun keputusan dan kebijakan
yg ditempuhnya. opsesi ingin
memiliki harta membuat begitu
banyak orang yg menghalalkan
segala cara dalam memperolehnya
meskipun akan merugikan pihak
lain. opsesi memperoleh dan
mempertahankan kekuasaan telah
membuat banyak orang yg
melanggar peraturan meskipun
peraturan itu dibuat oleh mereka
sendiri dan begitulah seterusnya.
Allah SWT berfirman yg artinya
Maka janganlah kamu mengikuti
keinginan pribadi krn kamu ingin
menyimpang dari kebenaran. .
Oleh krn itu sebagai muslim kita
harus selalu berusaha berada di
atas ketentuan yg telah digariskan
Allah SWT dalam menjalankan
kehidupan di dunia ini dan tidak
akan tergoda oleh keinginan
keinginan pribadi manusia yg
memang selalu berusaha
menyimpangkan kita dari jalan
hidup yg benar. Kemudian Kami
jadikan kamu berada di atas suatu
syariat dari urusan itu maka ikutilah
syariat itu dan janganlah kamu ikuti
keinginan pribadi orang-orang yg
tidak mengetahui. . Sesat dan
Menyesatkan Manusia
Menyimpang dari kebenaran berarti
menempuh jalan yg sesat dan
orang yg mengikuti keinginan
pribadi sering kali semakin asyik
dgn kesesatannya itu bahkan
sampai tidak merasa berdosa lalu
berusaha membenarkan kesesatan
yg dilakukannya itu dgn berbagai
dalih. Oleh krn itu seorang muslim
diingatkan oleh Allah SWT agar
jangan sampai menuruti keinginan
pribadi yg akan membawanya pada
kesesatan yg fatal. Janganlah kamu
mengikuti keinginan pribadi krn ia
akan menyesatkan kamu dari jalan
Allah. Sesungguhnya orang-orang
yg sesat dari jalan Allah akan
mendapat azab yg berat krn
mereka melupakan hari
perhitungan. . Kalau seseorang
selalu mengikuti keinginan pribadi
yg akhirnya mengarahkan dirinya
pada kesesatan maka dia pun tidak
mau sesat sendirian dia pun selalu
berusaha utk menyesatkan orang
lain secara sungguh-sungguh. Dan
sesungguhnya kebanyakan benar-
benar hendak menyesatkan {orang
lain} dgn keinginan pribadi mereka
tanpa pengetahuan. Sesungguhnya
Tuhanmu Dialah yg lbh
mengetahui orang-orang yg
melampaui batas. . Melampaui
Batas Dalam banyak kasus orang
yg menuruti keinginan pribadi
menunjukkan sikap dan melakukan
tindakan yg melampaui batas-batas
kewajaran. Sebagai contoh kita
tidak boleh berburuk sangka
kepada orang lain namun krn ada
orang yg berburuk sangka kepada
orang lain kita pun mengikutinya
dalam opini yg berburuk sangka itu
dan penilaian terhadapnya menjadi
jelek. Jangankan orang tersebut
melakukan keburukan bila dia
melakukan sesuatu yg sangat baik
sekalipun kita menganggapnya
sebagai sesuatu yg buruk ini
namanya melampaui batas-batas
kewajaran. Orang yg selalui
menuruti keinginan pribadi nya
memang akan selalu bersikap dan
berperilaku yg melampaui batas.
Dan janganlah kamu mengikuti
orang-orang yg hatinya telah Kami
lalaikan utk mengingat Kami serta
mengikuti keinginan pribadi nya
krn segala urusannya suka
melampaui batas. . Ayat tersebut di
atas turun ada sebabnya. Di antara
riwayat yg menjelaskan tentang
sebabnya adl sebagai berikut.
Uyainah bin Hishnin datang
menghadap Nabi saw. yg sedang
duduk bersama Salman al-Farisi. Ia
berkata Jika kami datang
hendaknya orang ini dikeluarkan
dan baru kami dipersilakan masuk
maka turun ayat tersebut yg
mengingatkan Rasulullah utk tidak
memenuhi permintaan tersebut krn
hal itu sudah malampaui batas.
Dalam kehidupan kita sekarang kita
dapati begitu banyak orang yg krn
menuruti keinginan pribadi nya
selalu memberikan penilaian yg
buruk kepada orang lain meskipun
orang tersebut melakukan sesuatu
yg sangat baik dan menyikapi
segala sesuatu dgn hal-hal yg tidak
wajar. Bentuk lain dalam soal
melampaui batas adl penggunaan
atau membelanjakan harta yg
cenderung boros padahal Islam
melarang orang utk berlaku boros
tetapi yg diperintah adl berhemat-
hemat. Dalam hal ini ada orang yg
berlebih-lebihan dalam soal makan
minum pakaian rumah kendaraan
dan sebagainya. Akibatnya ada
kegoncangan dalam masalah
ekonomi yg berakibat pada
pergeseran nilai manakala hal-hal
tersebut tidak bisa dipenuhi secara
wajar. Merusak Kehidupan
Rusaknya kehidupan manusia akan
terjadi apabila mereka selalu
menuruti keinginan pribadi nya
baik kerusakan itu dari segi fisik
maupun mental. Kehidupan rumah
tangga juga akan mengalami
kerusakan apabila orang yg ada di
dalamnya selalu menuruti
keinginan pribadi . Suatu bangsa
dan negara juga akan hancur
manakala manusianya suka
menuruti keinginan pribadi .
Menuruti keinginan pribadi dalam
soal harta akan merusak sendi-
sendi kehidupan ekonomi.
Menuruti keinginan pribadi dalam
masalah seks akan merusak
kehidupan moral dan akhlak mulia.
Menuruti keinginan pribadi
berkuasa akan menghancurkan
tatanan kehidupan berbangsa dan
bernegara begitulah seterusnya.
Karena itu dalam suatu hadis
Rasulullah saw.bersabda Ada tiga
hal yg dapat merusak kekikiran yg
selalu ditaati keinginan pribadi yg
diikuti dan bangga terhadap diri
sendiri. . Terjadinya kerusakan fisik
lingkungan hidup serta moralitas
yg rendah bagai binatang adl
disebabkan oleh tindakan manusia
sendiri yg selalu menuruti
keinginan pribadi nya dan itu
semestinya membuat manusia
menyadari kesalahannya lalu mau
kembali ke jalan hidup yg benar.
Telah nampak kerusakan di darat
dan di laut disebabkan krn
perbuatan tangan manusia supaya
Allah merasakan kepada mereka
sebagian dari perbuatan mereka
agar mereka kembali . . Dengan
demikian menjadi jelas bagi kita
bahwa opsesi yg ada pada diri kita
masing-masing harus kita
kendalikan dgn baik sehingga
segala keinginannya yg baik akan
kita turuti dan kita penuhi
sedangkan keinginan yg buruk
tidak akan kita penuhi meskipun
hal itu akan menyenangkan diri
kita secara duniawi. Apabila hal ini
tidak bisa kita capai kita mengalami
kerugian baik di dunia maupun di
akhirat. Di sinilah pentingnya
memiliki opsesi yg selalu
memperoleh rahmat dari Allah SWT
sebagaimana opsesi yg telah
dimiliki oleh Nabi Yusuf a.s.
sehingga beliau bisa
menghindarkan dirinya dari segala
bentuk kemaksiatan. Dan aku tidak
membebaskan diriku {dari
kesalahan} krn sesungguhnya
opsesi itu selalu menyuruh kepada
kejahatan kecuali opsesi yg diberi
rahmat oleh Tuhanku.
Sesungguhnya Tuhanku Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang. .
Sumber Buletin Dakwah Khairu
Ummah {Artikel Ini Diambil dari
Situs Alirsyad yg Lama Tidak
Dicantumkan Waktu Publikasinya}
Sumber file al_islam.chm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar