Kali ini kita akan belajar sedikit sebanyak
perkara berkaitan dengan hadis-hadis tentang
larangan dan keharusan membunuh
atau serangga. Dalam terdapat panduan
yang telah ditetapkan dalam memelihara atau
membunuh binatang. Janganlah kita dengan
sewenang-wenangnya membunuh apa saja
binatang yang kita suka.
Islam itu begitu teliti dalam menerapkan nilai-
nilai murni terhadap umatnya. Kita sering
melihat perlakuan sesetengah individu
terhadap haiwan. Setiap apa yang kita
lakukan atas ini pasti akan mendapat
balasan yang lebih teruk di kelak
meskipun apa yang kita lakukan itu hanyalah
kepada haiwan. Jangan kita lupa, haiwan juga
adalah makhluk tuhan yang sering bertasbih
kepada-Nya.
Anjuran membunuh cicak
Hadis riwayat Ummu Syarik ra.:
Bahwa saw. menyuruhnya untuk
membunuh cicak. Dan dalam hadis Ibnu Abu
Syaibah: Dia menyuruh. (Shahih
No.4152)
Hadis riwayat Aisyah ra.:
Bahwa Rasulullah saw. menamakan
binatang cicak dengan sebutan fuwaisik.
(Shahih Muslim No.4155)
Larangan membunuh semut
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Dari Rasulullah saw. bahwa seekor seekor
semut pernah menggigit salah seorang
nabi. Nabi tersebut lalu memerintahkan
untuk mendatangi sarang semut dan
membakarnya. Tetapi kemudian
menurunkan wahyu kepadanya: Apakah
hanya karena seekor semut menggigitmu
lantas kamu membinasakan satu umat
yang selalu bertasbih. (Shahih Muslim
No.4157)
membunuh
Hadis riwayat Abdullah bin ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Seorang
disiksa karena mengurung seekor
kucing sampai . Kemudian wanita itu
masuk karenanya, yaitu karena
ketika mengurungnya ia tidak memberinya
makan dan tidak pula memberinya minum
sebagaimana ia tidak juga melepasnya
mencari makan dari serangga-serangga
tanah. (Shahih Muslim No.4160)
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Seorang
wanita disiksa karena seekor kucing yang
tidak diberi makan dan minum serta tidak
pula ia melepasnya mencari makanan dari
serangga-serangga tanah. (Shahih Muslim
No.4161)
Keutamaan memberi makan dan
minum kepada binatang ternak yang
mulia
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Tatkala
seorang sedang berjalan pada sebuah
jalan terasalah olehnya dahaga yang
sangat. Lalu ia mendapati sebuah sumur
dan bersegeralah ia meneruninya untuk
minum. Ketika keluar, tiba-tiba dia melihat
seekor anjing menjulurkan lidah sambil
menjilat-jilati debu karena sangat haus.
Lelaki itu berkata: Anjing ini sedang
kehausan seperti aku tadi lalu turunlah dia
kembali ke dalam sumur untuk memenuhi
sepatu kulitnya dengan lalu digigit agar
dapat naik kembali. Kemudian ia
meminumkan air itu kepada anjing
tersebut. Allah berterima kasih kepadanya
lalu mengampuninya. Para
bertanya: Wahai Rasulullah! Apakah kami
akan mendapatkan pahala karena
binatang-binatang seperti ini? Rasulullah
saw. menjawab: Pada setiap yang
bernyawa (mahluk hidup) ada pahalanya.
(Shahih Muslim No.4162)
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Dari Nabi saw. bahwa pada suatu hari yang
sangat panas seorang wanita pelacur
melihat seekor anjing sedang mengelilingi
sebuah sumur sambil menjulurkan lidahnya
karena kehausan. Ia kemudian melepas
sepatu kulitnya (untuk mengambil air
sumur yang akan diminumkan kepada
anjing), lalu wanita itu diampuni dosanya.
(Shahih Muslim No.4163)
Minggu, 21 Agustus 2016
Binatang Yang Harus Dibunuh Dan Harus Dipelihara
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar